YUK, pelajari alat musik daerah Jawa Tengah REBAB
2. Rebab (Jawa Tengah)
Ketika masuk ke Jawa Tengah, rebab kemudian diadaptasi dengan bahan lokal dan menjadi bagian penting dalam gamelan Jawa. Saat ini rebab dipakai untuk mengiringi wayang kulit, karawitan, dan gamelan tradisional.
Akar dan Sejarah Masuknya Rebab :
Rebab di Jawa Tengah (dan Jawa Timur) merupakan instrumen gesek dua dawai yang diadaptasi dari instrumen Timur Tengah/Arab yang dibawa ke Nusantara melalui jalur perdagangan dan budaya Islam.
Bodi rebab bisa terbuat dari kayu dengan resonator kulit atau tempurung, dawai metal dan busur gesek.
Pemain duduk, memegang rebab tegak, menggesek dawai dengan busur sambil menekan dawai untuk menghasilkan nada.
Dalam ansambel gamelan, rebab sering memainkan melodi pembuka atau sebagai elaborasi dari melodi utama.
Catatan blog: Sertakan foto pemain rebab di gamelan, close-up dawai dan busurnya, dan penjelasan posisi bermain.
Cara diciptakan :
Rebab terbuat dari kayu atau tempurung kelapa yang dilapisi kulit tipis di bagian depan sebagai resonator. Dawainya biasanya dari logam, sedangkan alat geseknya dibuat dari kayu dan rambut ekor kuda.
1. Badan / Resonator
-
Tempurung kelapa tua (pilihan tradisional terbaik)
-
Kadang diganti dengan kayu nangka atau kayu mahoni
2. Leher Rebab
-
Kayu nangka / jati / mahoni
3. Selaput Penutup Resonator
-
Kulit kambing tipis atau kulit ikan
4. Senar
-
Dahulu: serat tanaman / benang sutra
-
Sekarang: senar baja tipis atau nilon
5. Busur Gesek
-
Rotan melengkung
-
Rambut kuda (horsehair)
Kesimpulan
Rebab Jawa Tengah adalah instrumen gesek yang memiliki:
-
Asal-usul dari Timur Tengah, bertransformasi menjadi instrumen khas Jawa.
-
Peran penting dalam gamelan sebagai pemimpin melodi yang bebas.
-
Teknik permainan berlapis yang menuntut kelenturan, intuisi, dan kepekaan rasa.
-
Proses pembuatan rumit, mulai dari tempurung kelapa hingga pemasangan kulit dan senar.
Daftar Pusaka
Sekarang Saya mengerti Rehab
ReplyDeleteKeren
ReplyDeletebagusss
ReplyDelete