AYO ! Belajar alat musik Sape berasal dari Kalimantan Timur
1. SAPE'
Kalimantan Timur - Dipetik
Asal Usul
Sape’ (atau Sampe’) adalah alat musik tradisional yang berasal dari Suku Dayak di Kalimantan, terutama dari Dayak Kenyah dan Dayak Kayan. Kata sape’ sendiri berarti “dipetik”.Sape’ merupakan alat musik tradisional suku Dayak yang memiliki sejarah panjang, bermula dari penggunaannya sebagai instrumen ritual dalam upacara adat dan pengobatan tradisional karena dipercaya memiliki kekuatan spiritual, lalu berkembang menjadi alat pengiring tarian dan hiburan masyarakat, mengalami perubahan bentuk dari dua senar berbahan serat alam menjadi lebih banyak senar berbahan nilon atau kawat gitar, dipahat dari satu batang kayu dengan ukiran khas Dayak, hingga pada masa modern dipadukan dengan berbagai genre musik kontemporer serta diperkenalkan melalui festival dan pertunjukan internasional, sehingga menjadikannya simbol identitas budaya Dayak yang terus dilestarikan oleh generasi muda.
Sejarah dan Perkembangan
Awalnya Sape’ digunakan dalam upacara adat, terutama acara pengobatan tradisional (Balian) dan penyambutan tamu. Sape’ dulu dimainkan untuk mengiringi tarian tradisional seperti Tari Kancet Ledo. Bentuk Sape’ awalnya hanya punya dua sampai tiga senar, terbuat dari serat tumbuhan. Sekarang biasanya punya empat senar dari plastik atau nilon. Badannya terbuat dari kayu ringan seperti kayu adau, yang dipahat dari satu batang utuh.Alat musik Sape’ memiliki perkembangan sejarah yang panjang dalam budaya masyarakat Dayak. Pada masa awal, Sape’ digunakan oleh Suku Dayak Kenyah, Kayan, dan Kenayatn sebagai instrumen dalam upacara adat dan ritual pengobatan tradisional, karena suaranya dipercaya memiliki kekuatan spiritual yang memberikan ketenangan. Bentuk awal Sape’ sangat sederhana, hanya memiliki dua senar dari serat alam dan dipahat dari satu batang kayu utuh yang biasanya dihiasi ukiran motif Dayak. Seiring waktu, fungsi Sape’ berkembang dari yang awalnya hanya digunakan dalam ritual menjadi pengiring tarian adat serta hiburan masyarakat. Memasuki abad ke-20, Sape’ mengalami modernisasi dengan penggunaan senar nilon atau kawat gitar serta penambahan jumlah senar menjadi tiga hingga empat, bahkan lebih. Pada era kontemporer, Sape’ semakin dikenal luas sebagai identitas budaya Dayak, dipadukan dengan musik modern, dan diperkenalkan melalui festival serta pertunjukan internasional. Saat ini, banyak generasi muda Dayak turut melestarikan Sape’ melalui pendidikan seni, komunitas budaya, dan media digital, sehingga keberadaannya tetap terjaga dan berkembang.
Pembuatan
• Terbuat dari kayu adau atau kayu ringan lainnya.
• Dipahat dari satu balok kayu utuh.
• Badannya diukir motif Dayak.
• Senar dulunya dari rotan, kini dari nilon/gitar.
Cara Memainkan
• Dipetik dengan jari seperti gitar.
• Senar utama memainkan melodi, lainnya menjadi drone.
• Biasanya dimainkan sambil duduk, alat diletakkan di pangkuan.
sumber:
https://www.detik.com/kalimantan/budaya/d-7927314/mengenal-sape-alat-musik-tradisional-khas-kalimantan-timur-yang-mendunia
kerennn
ReplyDeleteTerima kasih atas wawasannya yang sangat bermanfaat mengenai warisan budaya Indonesia. Semoga warisan budaya Indonesia tetap lestari di kalangan gen Z.
DeleteOmaigat keren sekali
ReplyDeleteBagus sekali
ReplyDeleteJadi mengetahui alat musik tradisional
ReplyDeleteNambah pengetahuan bgt
ReplyDeleteinformasi yang disampaikan sangat bermanfaat dan juga untuk penulisan nya sangat mudah dipahami
ReplyDeletethanks
Jadi tambah pengetahuan ini alat musik tradisional asal Kalimantan
ReplyDeleteSalah satu alat musik dr kalimantan yg sering kita liat tp tdk tau namanya.Terima kasih byk&sangat bermanfaat buat pengetahuan
ReplyDeleteAkhirnya baru tahu selama ini kalau alat musik ini bernama sape,nice info,tambah pengetahuan!keren
ReplyDeleteblog yang sangat bermanfaat dan menarik
ReplyDeleteMenarik sekali, terima kasih kak, infonya lengkap 👍
ReplyDeletetopik sangat bermanfaat dan mengedukasi 👍🏻
ReplyDeleteLeni Melinda
ReplyDeletegood information for gen z!👏
ReplyDeleteBagus dan bermanfaat 👍🏻
ReplyDeletekeren sangat bermanfaat ilmunya!
ReplyDeleteJadi ingat waktu masih tinggal di Kalimantan. Suaranya musiknya sangat khas.
ReplyDeleteSangat informatif sekali . Bagus
ReplyDeleteAlat musik yg bagus utk dimainkan
ReplyDeleteGood. Tambah wawan tentang alat musik nusantara
ReplyDeleteKeren keren, jarang banget web yang masih bahas alat musik tradisional gini
ReplyDeleteAlat musik tradisional yang bagus dan menambah wawasan tentang alat musik.
ReplyDeletealat musik ini sangat tertarik sehingga saya ingin mempelajarinya
ReplyDeletebagus dan bermanfaat. memberikan wawasan baru mengenai alat musik nusantara
ReplyDeleteMaterinya lengkap dan penyajiannya terstruktur dengan rapi, pembaca jadi mudah mengerti, kerja keras dan dedikasi penulis terlihat jelas.
ReplyDeleteInformasi yang sangat bermanfaat untuk anak anak zaman sekarang
ReplyDeleteinformasi yang bagus karena alat musik yang jarang diketahui banyak orang
ReplyDeletekerenn dan bagus sangat bermanfaat
ReplyDeleteblog yang sangat menarik untuk dibaca
ReplyDeletesangat insightful informasi nya
ReplyDeleteInformasi yg berguna dan tertata rapi
ReplyDeletegood, menarik dan sangat bermanfaat
ReplyDeleteblog yang menarik, sangat bermanfaat
ReplyDeleteblog nya baguss bangett
ReplyDeleteBagus dan mudah di pahami👍
ReplyDeleteKeren, sangat bermanfaat dan bisa banyak tau juga tentang alat musik sampe ini
ReplyDelete